Hidup Ku Hanya Untuk Mu

December 30th, 2009  Tagged ,

Hidup Untuk Berbagi

Dear diary, Hidup Untuk Berbagi itu yang terlintas dalam benakku. Sampai dimanakah engkau telah berbagi dengan sesamamu. Bermaknakah Hidup Mu Untuk orang lain.

Materi bukan miliku, Duniawi hanya sementara. Mampukah aku mampu berbagi. Sampai kapan aku harus terus senantiasa berbagi. Terkdang berbagi tak selalu dibalas dengan kebaikan, Dan terkadang berbagi ku mendapat cela’an dan teguran. Kejam kah dunia ini. TIDAK, aku percaya apa yang telah aku bagikan akan senantiasa membuahkan Buah yang manis.

Mencoba menanamkan dalam diri Berbagi Kebaikan akan mendapat kebaikan, Siapa yang menabur pasti ia yang akan menabur. Hidup Untuk Berbagi dan terus berbagi. Sampai dunia memanggilku di hari penuaian.

Hidup ku hanya untuk mu.

Ngobrol Seputar Bisnis Koruptor Kotor

December 30th, 2009  Tagged , ,

Ngobrol Seputar Bisnis Online

Dear Diary, Wahai engkau yang duduk di kursi empuk Kerjamu Hanya Duduk diam berpangku tangan. Ngobrol Seputar Bisnis kotor. Wahai saudara yang salah duduk jabatan. Inikah obrolanmu, Obrolan seputar Dunia Koruptor tengik. Ingatkah engkau lahir dan besar dimana. Kuingatkan apa yang telah engkau lupakan.

Engkau lahir dibawah naungan bumi pertiwi, Sedihkah jikalau melihat Bumi yang telah melahirkanmu merintih kesakitan. Sadarkah apa yang telah engkau lakukan. Duduk manis menggali uang kaum miskin.

Hai saudara kaum neraka, Kerjamu Hanya Duduk diam berpangku tangan. Ngobrol Seputar Bisnis kotor. Cobalah memandang Rakyat jelata yang hanya bisa mengeluh dan mengeluh. Kekayaannya telah kau rampas, kebahagiannya kau permainkan. Seandainya engkau tahu itu. betapa Bahagianya Bangsa Ku Indonesia. Gaungan Rakyat serentak menolak kehadiranmu. Profesimu tak patut untuk di agungkan, Wahai Koruptor Sejati Kerjamu Hanya Duduk diam berpangku tangan. Ngobrol Seputar Bisnis kotor.

Makanlah uang kami sepuasnya sampai Tanah dan cacing membusukan hatimu sampai ke liang lahat. Tuhan Maha melihat, Seberapa besar Engkau bersembunyi dengan Obrolan mu untuk memeras dan menderitakan Kami.

Wahai sesama bangsa, Kita Berbeda agaknya engkau telah memilih jalan untuk memusuhiku. Tanpa harus Meng-Enyahkanmu, sejatinya dirimu sudah Musnah dari Indahnya Surgawi.

Obrolan Seputar Koruptor

Sumber daya professional kah ???

December 30th, 2009  Tagged ,

Sumber Daya Professional dan Tanggung Jawab Bagi Pemerintahan Indonesia

Dear Diary, Bangsaku makin hari kian menyedihkan. Kaum Elite semakin elite kaum bawah semakin tak terjamah. Itu yang terbesit dalam ukiran imajiku.

Haruskah melawan sebuah metode jaman yang sudah berjalan berpuluh bahkan beratus ratus tahun. Sejak Merdeka dan Sejak Aku terlahir. Aku bersyukur dilahirkan di tengah masyarakat yang berkecukupan. Akan tetapi rasa syukurku ini haruskah aku salurkan ke saudaraku yang tidak seberuntung diriku.

Sungguh menyayat hati melihat saudara kita yang belum mendapatkan pendidikan. Alasan yang selalu sama “Tidak Ada Biaya”. Musti semahal itukah pendidikan di dunia ini??? Sumber Daya Professional kah yang sedang giat dikejar Para Pemimpin.

Hey Bung, Mereka sama. Mereka lebih Professional dibanding denganmu, Mereka belum beruntung. Rendahkanlah kepalamu untuk menenggok Nasib mereka. Inikah yang disebut dengan  Sumber Daya Professional dan Tanggung Jawab Bagi Pemerintahan Indonesia.

Tak sedikitpun terpikirkan untuk membebaskan kebodohan dan kemiskinan di bangsa sendiri. 20 tahun lebih aku dilahirkan dan dibesarkan di Negara Republik Indonesa, 20 Tahun lebih pula aku melihat masih ada saudara sebangsa yang belum mengecam pendidikan. Indonesia Negar Maju Indonesia Negara Berpendidikan, Buktikanlah wahai para pemimpinku.

Sumber Daya Professional dan Tanggung Jawab Bagi Pemerintahan Indonesia

Hello world!

December 30th, 2009

Welcome to My Soapbox. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!